Mengenal Lebah, si serangga penghasil Madu

lebah

Lebah adalah salah satu hewan yang dijadikan sumber penghasil produk-produk yang bermanfaat baik bagi manusia, tanaman, maupun linkungannya. Berbagai produk lebah diantaranya madu, royal jelly, bee pollen, propolis, lilin lebah, bahkan sengatan lebah atau racun lebah dapat dimanfaatkan dalam bidang kesehatan. Sedangkan bagi tanaman dan lingkungan, lebah menjalin simbiosis mutualisme dengan tanaman yakni berupa sumber pakan dari tanaman yang berupa nectar dan pollen. Dan dari tanaman dapat melakukan proses penyerbukan yang dilakukan oleh lebah tanpa merusak organ-organ yang terdapat dalam tanaman. Dari keuntungan antara lebah dan sumber pakan tanaman ini dalam membuat siklus hidup lingkungan yang dapat mempertahankan habitat kehidupannya.

Lebah juga salah satu hewan yang tercantum dalam Al-Qur’an dalam surat An-Nahl Ayat 68-69 :

“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah:”buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon-pohon kayu, dan di tempat yang dibuat manusia” (An-Nahl: 68).

“ Kemudian makanlah dari segala (macam) buah-buahan, lalu tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu), dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir (An- Nahl: 69).

Kemudian dari Abdullah bin Amru bin Ash bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya perumpamaan seorang mukmin seperti lebah. Dia memakan yang baik dan mengeluarkan yang baik, hinggap namun tidak memecah dan merusak.” Sifat-sifat tersebut, sebagaimana disebutkan Rasulullah SAW dalam hadist di atas yaitu lebah hanya hinggap ditempat bersih dan menyerap zat bersih. Lebah adalah hewan yang sangat memilih tempat seperti bunga-bunga dan tidak merusak tempat yang dihinggapi, tapi justru sebaliknya memberikan manfaat kepada tanaman yang dihinggapi.

Ada beberapa sebutan lebah di Indonesia, diantaranya tawon gong (Jawa), tawon odeng (Sunda), labah gadang, labah gantuang, labah kabau, labah jawi (Sumatera Barat), manye atau muanyi (Kalimantan Barat), nyawan (Bali) dan harinuan (Tapanuli).

Berikut ini adalah sistematika atau anatomi Lebah Madu :

Kerajaan : Animalia

Filum : Arthropoda

Kelas : Insekta

Ordo : Hymenoptera

Famili : Apidae

Genus : Apis

Spesies : Apis cerana, Apis mellifera, Apis dorsata dan Apis florea

 

Secara umum lebah madu terbagi menjadi 3 bagian tubuh, yakni :

  1. Kepala (caput) dan peralatannya
  2. Antena berfungsi sebagai radar
  3. Mata
  4. Mulut
  5. Dada (thorax) dan peralatannya
  6. Sayap terdiri dari 2 pasang
  7. Kaki terdiri dari 3 pasang
  8. Perut (abdomen)
  9. Kantong madu atau nektar
  10. Kantong racun atau bisa

 

Memahami Sistem Kehidupan Lebah Madu

Di dalam satu koloni atau kelompok lebah madu terdapat tatanan kehidupan yang saling bekerja sama, saling ketergantungan satu sama lain, dan memiliki fungsi perangnnya masing-masing. Lebah tersebut dibagi menjadi tiga macam menurut Hadiwiyoto (1986), yakni :

  1. Lebah Ratu

Tugasnya bertelur untuk mengembangbiakkan lebah-lebah baru.  Dalam tiap sarang jumlah induk lebah hanya terdapat satu.  Berukuran lebih besar 2,8 kali dari bobot lebah pekerja. Dapat menyengat berkali-kali tanpa mengalami kerusakan bagian tubuh. Oleh karena itu, induk lebah apabila menyengat tidak akan mati.  Lebah ratu dapat bertelur hingga umur 3-5 tahun, tetapi masa produksinya sampai umur 2 tahun.

  1. Lebah Jantan

Lebah jantan berwarna kehitam-hitaman tetapi tidak bersengat sehingga tidak dapat menyengat. Ukuran lebah jantan lebih kecil dari pada lebah ratu, tetapi lebih besar dari lebah pekerja. Umur lebah jantan hanya 3 bulan. Lebah jantan adalah penghuni yang malas bekerja karena tugasnya hanya ringan yaitu mengawini lebah ratu.

  1. Lebah Pekerja

Warna lebah kehitam-hitaman hampir seperti lebah jantan tetapi agak lebih coklat serta kelihatan ramping. Lebah pekerja mempunyai ukuran paling kecil diantara lebah jantan dan lebah ratu. Lebah pekerja satu sarang lebah madu dihuni oleh 80.000-100.000 ekor lebah pekerja. Lebah pekerja bertugas mencari pakan dan mempunyai alat pembau (home sence), sehingga tidak pernah tersesat jika pulang ke sarangnya. Masa hidup lebah pekerja tidak dapat diukur dengan waktu yang tepat, karena ada yang mati secara alami, dimangsa predator, dan saling membunuh dengan lebah lain. Namun masa hidup lebah pekerja rata-rata bekisar antara 4-6 minggu terhitung sejak telur dewasa atau 8-10 minggu terhitung sejak telur menetas menjadi larva.

 

Pakan Lebah Madu

  1. Nektar

Nektar adalah suatu senyawa kompleks yang dihasilkan oleh kelenjar “ Necterifier” tanaman dalam bentuk larutan dengan konsentrasi yang bervariasi. Komponen utama dari nektar adalah sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Konsentrasi gula nektar bervariasi mulai dari 5 % sampai 70 % atau lebih tergantung dari keadaan iklimnya, jenis tanaman serta faktor lainnya. Nektar juga mengandung air dari 40 – 80 %.

  1. Pollen (Tepung Sari)

Tepung sari dibutuhkan oleh lebah untuk melakukan pertumbuhan, perkembangbiakan, dan perkembangan koloni. Pollen atau tepung sari diperoleh dari bunga yang dihasilkan oleh antenna sebagai sel kelamin jantan tumbuhan. Pollen dimakan oleh lebah madu terutama sebagai sumber protein, lemak, karbohidrat, dan sedikit mineral. Satu koloni lebah madu membutuhkan sekitar 50 kg pollen per tahun. Sekitar separuh dari pollen tersebut digunakan untuk makanan larva.

Hallo, Sobat Imago !, Sudah jelas belum paparan tentang seputar Lebah diatas. Lebah merupakan serangga penghasil madu. Kehidupan lebah ternyata unik ya Sobat, saling bekerja sama dan bergantung satu sama lain sehingga terjalin kesatuan yang kuat. Peran lebah dalam satu koloni atau kelompok ada sebagai ratu lebah, lebah pekerja, dan lebah jantan. Selain itu madu juga menjalin simbiosis mutualisme dengan tumbuhan sebagi sumber pakan yang dibutuhkan madu untuk kehidupan dan menghasilkan produk-produk yang menyehatkan. Oleh karena itu Sobat Imago, kami menyajikan produk utama dari Imago Raw Honey adalah madu asli yang berasal dari macam-macam jenis lebah lho, seperti produk Madu Trigona (Trigona sp.), Rosewood Honey (Apis mallifera), Black Honey Bitter (Apis dorsata), dan masih banyak lagi produk yang menarik dan tentu menyehatkan.. 

Ditulis oleh Lisa Ainurohmah, Mahasiswa Universitas Djuanda. Program Magang Imago

Sumber : 

Hadiwiyoto, S. 1986. Mengenal Hasil Tawon Madu. Pradnya Paramita. Jakarta.

Jacobus, S. A. L. 2011. Mengenal Jenis-Jenis Lebah Madu, Produk-Produk Dan Cara Budidayanya. Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura. Vol. 9 (1):70-78.

Al-Qur’an Surat An-Nahl : 68-69.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *